PANGKALPINANG – Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) Edi Romdhoni SP MM menjadi pembicara pada Workshop Pemanfaatan dan Evaluasi Data Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) yang diselenggarakan Badan Pusat Statistik (BPS) Babel, Senin (12/12/2022) pagi.
Workshop yang digelar di ruang pertemuan Kantor BPS Babel dan diikuti para pegawai BPS dari seluruh kabupaten dan kota tersebut dibuka Kepala BPS Toto Haryanto Silitonga SSi MEng.
Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan Provinsi Babel Edi Romdhoni SP MM mengatakan data susenas sangat penting dalam mendukung penyusunan kebijakan yang terkait dengan ketahanan pangan.
“Jadi data susenas tersebut sangat penting dan bermanfaat,” kata Edi.
Ia mencontohkan penyusunan Food Security and Vulnerability Atlas (FSVA) atau peta ketahanan dan kerentanan pangan yang membutuhkan data susenas. Begitu juga dalam menyusun Prognosa Neraca Pangan termasuk Sistem Kewaspadaan Pangan dan Gizi.
“Kemudian ada lagi Neraca Bahan Makanan, Penyusunan Database Kerentanan dan Ketahanan Pangan serta Penyusunan Analisis Neraca Pangan,” ujarnya.
Sementara itu Kepala BPS Toto Haryanto Silitonga SSi MEng mengatakan Workshop Pemanfaatan dan Evaluasi Data Survei Sosial Ekonomi Nasional bertujuan untuk meningkatkan kapasitas pegawai BPS dalam rangka mengolah, menyajikan, memanfaatkan dan mengevaluasi data susenas.
“Pada workshop kali ini kita mengundang Kepala Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan untuk menyampaikan materi tentang Pemanfataan Data Susenas untuk Ketahanan Pangan di Provinsi Kepulauan Bangka Belitung,” katanya.*)






