Pastikan Mutu Terjaga, PBT Babel Uji Laboratorium 12,8 Ton Bantuan Benih Padi Kementan

PANGKALPINANG -- Benih padi bantuan Kementerian Pertanian (Kementan) untuk petani di Wilayah Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel) diambil sampelnya oleh Pengawas Benih Tanaman (PBT), dari Kantor UPTD Pengawas dan Sertifikasi Mutu Benih (PSMB) Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan (DPKP) Provinsi Kepulauan Bangka Belitung (Babel), Rabu (5/8/2026).

Sampel benih tersebut akan diuji mutunya di Laboratorium Pengujian Benih UPTD PSMB guna memastikan kadar air, daya berkecambah, dan kemurniannya sesuai dengan standar yang ditentukan. 

Proses pengambilan sampel di gudang penyimpanan benih di Pangkalpinang itu melibatkan sejumlah PBT diantaranya Retno Suffatni, Wiwit Nuryanto, Supriyanto, dan Fahrorruzi. Turut mendampingi Ketua Tim Kerja Tanaman Pangan DPKP Provinsi Babel Intan Fortuna Fachrawati bersama anggota tim.

Ketua Tim Kerja Tanaman Pangan DPKP Provinsi Babel Intan Fortuna Fachrawati mengatakan, pengujian sampel merupakan bagian dari pengawasan untuk memastikan benih padi bantuan dari Direktorat Serealia, Direktorat Jenderal Tanaman Pangan Kementan tersebut benar-benar memenuhi standar mutu sebelum didistribusikan ke kelompok tani.

"Kelompak tani yang sudah mengajukan permohonan bantuan dari Kabupaten Bangka Selatan," kata Intan.

Menurut Intan, total bantuan benih yang disiapkan mencapai 12.800 kg atau 12,8 ton. Varietasnya Inpago 13 Fortis.

"Benih tersebut diperuntukkan bagi penanaman padi gogo seluas 320 hektar," ujarnya.

Seluruh rangkaian pengujian ini merujuk langsung pada Standar Operasional Prosedur (SOP) pengecekan mutu benih bantuan pemerintah berdasarkan Keputusan Direktur Jenderal Tanaman Pangan Kementan Nomor 147/HK.310/C/7/2022. Proses pengujian sendiri membutuhkan waktu sekitar 5 hingga 14 hari.

"Benih hanya akan disalurkan kepada kelompok tani penerima bantuan jika hasil uji laboratorium telah dinyatakan memenuhi seluruh persyaratan mutu yang ditetapkan," jelasnya.

Pengawasan mutu benih padi bantuan ini menjadi komitmen berkelanjutan instansi terkait dalam mengawal program pertanian nasional. Sepanjang tahun 2026, UPTD BPSB Provinsi Babel tercatat telah melakukan pengujian berbagai bantuan benih dari Kementerian Pertanian, diantaranya benih padi 77.825 kg dan benih jagung sebanyak 3.330 kg.

"Melalui pengawasan dan distribusi benih unggul bermutu ini, pemerintah optimis produksi serta produktivitas komoditas padi dan jagung di Bangka Belitung dapat meningkat secara signifikan, sekaligus menjadi fondasi kuat dalam mendukung pencapaian target swasembada pangan nasional," tandasnya.*)

Sumber: 
Press Release Bidang TPH Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Penulis: 
Bidang TPH Dinas Pertanian dan Ketahanan Pangan
Fotografer: 
Dokumentasi Bidang TPH
Editor: 
Bang HAn